Di pagi senin 25° celcius ini aku merasa nyaman. Kenyamanan yang lalu terusik dengan kenangan kenangan masa lampau. Di waktu lampau yang tidak mungkin terulang kembali, dan aku juga tidak mau membayar satu sen pun untuk waktu waktu yg telah lalu.
Udara nyaman ini mengingatkan ku akan seseorang yang paling tidak suka lengket karna teriknya matahari bersinar, dan terangnya cahaya si sinar paling besar di jagat raya ini. Sinar dan panasnya membuat mu kesal, karenanya di tengah tengah pagi menuju siang 25℃ ini aku merasa rindu. Rindu riuhan mu yg kerap mengeluh hari 30℃ mu membuat tubuhmu tidak nyaman. Rindu dirimu yg sering iri dengan hari hari 25℃ ku. Rindu yg diawal menyimpulkan senyum ternyata mampu membuat hari 25℃ ku ini menjadi mendung.
Mendung yang ternyata berbuah hujan, di hatiku.
via Tumblr http://ift.tt/1NrwARz
0 komentar:
Posting Komentar