Tak terasa, sudah ribuan jam kau hadir warnai rasa, dan gelisah seorang penulis. Kau mampu sebarkan wangi, dan tuliskan pedih dalam ranah peduli, tapi kau tidak tahu satu hal.
Begitupun hidupmu, aku tak bisa membayangkan berapa bintang terukir dengan namamu, tak aneh jika kau begitu istimewa, bahkan bagi hati kecil gadis ini.
Aku tahu mengapa hari ini mendung, matahari bukanlah sedang termenung, tapi dia sedang mendoakan mu. Aku sekarang tahu, mengapa hari ini hujan turun, dia pasti sedang ingin mendinginkan mu, membuatmu sejuk dan tertidur dalam rima rintikan hujan, kau pasti menyukai saat saat ini, aku paling tahu, kau tak pernah akur dengan kibasan sang surya.
Meski tinggal gambar di dalam bingkai, tapi aku benar benar bahagia kau telah lahir di dunia. Ikut serta dalam mozaik kehidupan ku, dan memberi warna padanya.
Ya, jangankan aku, dunia pun tahu, kau raja nya hari ini. Sayang, genggamlah dunia, kau adalah inti dalam perjalanan, ini semua ada dalam tanganmu, atur sebaik mungkin, busungkan dada mu, lari dan lompatlah dengan pasti, janganlah ragu, kemenangan adalah nama tengahmu.
Satu hal lagi yang pasti, penulis ini pasti akan selalu mendukungmu, dari jauh, dia melihatmu, tersenyum manis sembunyi sembunyi, tangannya akan senang tiasa timbul dalam keputusasaan mu, hangatnya akan selalu menemani.
Mungkin kau tak tahu, tapi jika suatu hari ada udara hangat menyelimutimu, kau harus tahu dialah yang meniupkannya jauh jauh hingga sampai kepadamu.
Selamat beradu tahun :D
via Tumblr http://ift.tt/1NBAhrL
0 komentar:
Posting Komentar