Kau pemuda
Tapi…
Bayanganmu selalu jatuh tak jauh di belakangmu
Sinarmu pedar, terkena panasnya ketidakpastian
Kau pemuda tertua yang pernah ku lihat
Waktumu hilang banyak, ditelan segunung besar kemalasan
Belasan tahun terinjak begitu saja tanpa banyak karya
Tangan tangan itu terlihat begitu kuat namun miskin cambukan
Tubuh tegap sehat namun kurang pengalaman
Kaki kaki nya selalu dilipat, telapaknya kurang diberi pendidikan, tak pernah diajak melihat dunia.
Dunia yang kini jauh dari kata indah, damai, dan ramah.
Dunia yang didalam perutnya penuh dengan tunas
Yang pemudanya hanya selalu menunggu buah jatuh dari pohonnya
Wahai pemuda, kau masih begitu muda, tapi jauh didalam jiwa dan raga mu, kau sudah di telan kelamnya malam, kau berada jauh di sebrang sungai, kau berada dalam tidur panjang di dalam tanah.
Sialnya, hanya saat menjadi engkau, segalanya dapat terbalik, dapat kembali, hanya saja saat malam tidak menjadi terlalu malam, atau saat kau masuk jauh ke dalam hutan, atau sudah sangat terlelap dalam buaian Tuhan.
via Tumblr http://ift.tt/1F6orDs
0 komentar:
Posting Komentar