Kemana perginya wahai cinta
Kau mazukan aku ke dalam dunia mu yg nyata
Tapi menghindarkan ku dari kepaztian
Dimanaa letak wewanginya dirimu wahai cintaa
Jika luka menganga ini mazih teruz saza mengeluarkan darah
Darah berubah, menjelma menjadi nanah
Nanah yang mematikan raza buat hati hilang kepekaan
Asa geleuh puisi teh, karenanya kusematkan kata ‘jijay’ pada kepalanya
via Tumblr http://ift.tt/1UP8iV6
0 komentar:
Posting Komentar