Rabu, 15 Maret 2017

Rembulan tak berbayang

Malam ini rembulan begitu lembut menerangi malamku, begitupun teduh senyum kecilmu.

Visual itu tidak jelas nyatanya, tapi kuat pengaruhnya dashyat.
Rupamu, menerawang kenyataan, wangimu melebat tinggi, menyegarkan imanjinasi.

Aku membayangkan kau berbalutkan keindahan, jangankan disini, didalam benakku pun kau tetap segalanya.


Memeluk ketidaknyataan aku tak mau mengaku, bagai rembulan tak berbayang, kau benar benar nyata bagi mimpiku.

Kenyataan jika matahari tidak menerima waktunya dia tenggelam, membuatku berirama, menari bahagia.

Ternyata setelah kubuang jauh kecewa, betapa bayangmu saja sudah membuatku melayang.

Mungkin sudah seharusnya aku melompati keraguan. Atau pergi ke sebrang utopia.

Kau, menahannya, jika rupamu memang harus tetap berevolusi, maka bayangmu tak masalah jika harus tetap menepi.

Bagai bulan tak berbayang, kau, benar benar buatku tak mau jadi planet lain di galaksi ini.


Ps. Malam ini tak ada bulan

Aug, 29 16



via Tumblr http://ift.tt/2mKMKjT

0 komentar:

Posting Komentar