Aku tertipu mentah mentah.
Sorot matamu, aku yakin ada kebaikan dibaliknya. Terang dan mengayun dinamis membuat ku hilang akal. Bola mata itu menghipnotisku layaknya sebuah bandul.
Mantap bicaramu membuat siapa saja terhisap kedalamnya. Membunuh saraf saraf dan mengirim ku pada sebuah padang bunga.
Manis bicaramu tak mengherankan.
Lembut suaramu membuat tak ada lagi yang harus kupikirkan, kecuali merasa bahagia.
Siapa sangka ilusinya begitu dashyat? Setiap detik ku menjerit dibuatnya. Menatap langitpun tak peduliku lagi, karena jagat raya sudah ku gali.
Dari dirimu.
Ilusimu bagai pandora. Begitu mempesona, membuat tangan ini tak karuan tergiur menyibak keindahannya dari dalam.
Dari dalam, kau hanya ilusi. Hanya ironi yang menepi, kau bagai pengharapan yg amat tinggi.
Aku tertipu?
Kenyataan lebih pait, karena aku ini hanya bermimpi.
via Tumblr http://ift.tt/1B5RxA2
0 komentar:
Posting Komentar