Ada rasa yang menendang nendang dari dalam dada. Perasaan yang meletup letup dashyat, panas membara, membuat hitam legam jiwa. Apakah itu amarah? Ataukah kesedihan yg tengah memuncak?.
Saat hitam itu makin melegam, air mata tak terhindarkan. Ada keinginan untuk berteriak keras, tapi beberapa suara melarang.
Terkadang aku ingin berlari dengan kencang, tapi tak bisa menembus tembok tebal melintang.
Aku juga ingin meninju buaian bulan, namun terhindar karena pedar sinarnya.
Apakah kesedihan ini beralasan? Tuhan menghendakinya?
Atau bentuk dari ketidakmujuran?
Atau hanya sebatas iri dengki yg tak kunjung padam?
via Tumblr http://ift.tt/1BY2EHg
0 komentar:
Posting Komentar